TARI LEKO
<p style="margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:.0001pt; margin-left:.25in; text-align:justify; margin:0in 0in 0.0001pt 0.5in"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:150%"><span arial="" style="font-family:">No. Penetapan : 60123/MPK.E/KB/2017</span></span></span></span></span></span></p> <p style="margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; margin:0in 0in 0.0001pt 0.5in"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:150%"><span arial="" style="font-family:">Tari Leko Sibanggede adalah sebuah tarian pergaulan yang lahir dan hidup dari lingkungan masyarakat pedesaan yang digunakan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.Tari Leko Sibanggede diperkirakan muncul pada tahun 1970-an. Tarian ini berkembang dan dilestarikan hingga sekarang tepatnya oleh banjar Parekan, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.Tari Leko ini ditarikan oleh tiga orang penari. Dari tiga orang penari itu, seorang penari berperan sebagai penari Pengelembar (Penari pembuka), dua orang penari lainnya berturut-turut menarikan jenis tari Pembuka berpasangan yaitu tari Kupu-kupu Tarum, Goak Manjus, dan Onte.</span></span></span></span></span></span></p> <p style="margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; margin:0in 0in 10pt 0.5in"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:150%"><span arial="" style="font-family:">Setelah tarian pembuka tadi,dilanjutkan dengan bentuk tarian <i>ibing-ibingan</i> ( Penari Leko menari bersama penonton yang dipilihnya) sebagai bagian bentuk pertunjukan yang ke dua.Tarian ini biasanya ditarikan pada saat ada hajatan, event-event dan memeriahkan pelaksanaan upacara keagamaan di wilayah setempat. Pada tanggal 15 Desember 1999 Listibya Propinsi Bali memberikan penghargaan kepada Tari Leko Sibanggede berupa Parama Patram Budaya, dan dari Bupati Badung memberi bantuan berupa  gamelan Rindik Leko untuk menunjang pertunjukan Tari Leko Sibanggede agar terus berlanjut di masa-masa mendatang sehingga terus di kenal dan dikenang oleh setiap generasi di jamannya.</span></span></span></span></span></span></p>
19 Jan 2026