PURA KAHYANGAN JAGAT DALEM SOLO
<p><img height="100px" src="https://disbud.badungkab.go.id/storage/disbud/image/cover-20260108150731-Mft7R.jpg" weigth="100px" /></p> <p style="margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; margin:0in 0in 10pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span lang="IN" style="font-size:12.0pt"><span bookman="" old="" style="">       Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo, secara administratif berada diwilayah Dusun Aseman, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal. Pura ini terletak pada koordinat S8° 34’ 33.1” E115° 14’ 02.7” di ketinggian 122 mdpl. Pura ini juga tidak terlalu sulit untuk dijangkau, karena kita dapat mencapai lokasi Pura dengan mempergunakan berbagai jenis kendaraan, karena letaknya tidak jauh dari jalan besar. Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo sudah menjadi </span></span><span lang="EN-ID" style="font-size:12.0pt"><span bookman="" old="" style="">S</span></span><span lang="IN" style="font-size:12.0pt"><span bookman="" old="" style="">itus Cagar Budaya, dibawah pembinaan Balai Pelestarian Purbakala Bali. Kondisi Pura sampai dengan saat ini dalam kondisi yang sudah terawat dengan baik, karena telah memiliki Juru Pelihara.</span></span></span></span></span></p> <p style="margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; margin:0in 0in 10pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b><span lang="IN" style="font-size:12.0pt"><span bookman="" old="" style="">Sejarah dan Riwayat Penanganan (Penelitian dan Pelestarian).</span></span></b></span></span></span></p> <p style="margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; margin:0in 0in 10pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span style="font-size:12.0pt"><span bookman="" old="" style="">          Berdasarkan tinggalan arkeologi yang ada pura ini diduga berasal dari abad ke-13 s.d 14 Masehi namun berdasarkan  purana pura yang tersimpan di pura ini ada hubungannya dengan masa kejayaan Kerajaan Mengwi (abad ke-17 Masehi) sehingga bila menggunakan data tinggalan arkeologi pura ini sudah ada jauh sebelum berdiri Kerajaan Mengwi.</span></span></span></span></span></p> <p style="margin:0in 0in 10pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:115%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:115%"><span bookman="" old="" style="">          Cagar budaya yang ada di pura ini telah mendapat perhatian pemerintah melalui instansi terkait (BPCB Bali), dengan menempatkan seorang juru pelihara situs.</span></span></span></span></span></span></p>
08 Jan 2026