GAMBANG KWANJI
<p style="margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:.0001pt; margin-left:35.45pt; text-align:justify; margin:0in 0in 10pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:150%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><span style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:150%"><span arial="" style="font-family:">Gambang Kwanji Desa Sempidi Kabupaten Badung merupakan karya budya warisan leluhur kini tetap dilestariakan oleh masyarakat Desa Adat Kwanji sebagai pemilik karya Budaya. Bentuk fisik bilah-bilah  gamelan tersebut dari bambu yang meliliki <i>laras pelog</i> tujuh nada, dan disangga dengan <i>pelawah</i> dari kayu yang berbentuk menyerupai peti, Fungsi dari gamelan Gambang Kwanji khususnya bagi kehidupan masyarakat Desa Adat Kwanji Desa Sempidi adalah sebagai <i>Wali dalam </i>upacara<i> Ngaben</i>. Hal tersebut merujuk pada petunjuk yang terdapat dalam lontar Panca Suda Atma. Gamelan Gambang Kwanji didalamnya terselip makna permohonan yaitu memohonkan doa restu agar arwah yang meninggal/diaben dapat diterima di hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan ini merupakan hubungan komunikasi vertical antara seorang bhakta dengan sang pencipta. komunikasi ini terjalin dengan dimainkannya gamelan Gambang <i>Saih Pitu </i>sebagai<i> Suaraning genta pinara pitu </i>yang sarat akan makna teologi .selain itu nada-nada yang menyusun gamelan gambang merupakan aktualisasi dari aksara suci Hindu, yang secara teologi diyakini akan mampu mengantarkan roh orang yang meninggal.</span></span></span></span></span></span></p>
15 Jan 2026